Bos Google Plus Sebut Facebook Sebagai Jejaring Sosial Kuno

Bos Google Plus Sebut Facebook Sebagai Jejaring Sosial KunoGambar
Bos jejaring sosial Google+ memiliki pandangannya terhadap sang pesaing yakni Facebook. Bradley Horowitz menyebut Facebook sebagai jejaring sosial yang kuno alias ketinggalan jaman. Ia juga memandang iklan di dalam Facebook tidak membantu banyak.Bradley mengatakan Facebook tidak dibuat untuk sejalan lagi dengan dunia nyata. Pasalnya para penggunanya hanya bisa ngobrol dengan grup tertentu atau temannya yang ada dalam daftar tanpa melibatkan orang luar. Mereka juga harus melakukan percakapan nyata, tidak 140-karakter seperti Twitter yang bisa sekedar mengutip pernyataan teman.Iklan yang memenuhi news feed juga menjadi sasaran kritik Bradley dalam interview dengan Business Insider di New York. Menurutnya iklan tersebut tidak memiliki konteks dan tidak efektif.

“Iklan macet dan agenda-agenda lainnya yang masuk dalam aliran pengguna itu membuat mereka jengkel dan akhirnya membuat jejaring sosial tersebut ikut stres,” ucap Bradley. “Itu bukan cara kerja dunia sekarang. Kini pengguna lebih mengutamakan rekomendasi orang yang mereka percayai.”

Bradley juga menegaskan Google+ tidak akan meniru langkah Facebook yang menjejali situsnya dengan iklan. “Kami tidak akan mengeluarkan uang dengan cara membuat pengguna terjebak keruwetan iklan,” tutup Bradley

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s